بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم Hidup tak selalunya indah, tapi yang indah itu tetap hidup dalam kenangan
Keep love in your heart. A life without it is like a sunless garden when the flowers are dead.

Saturday, 19 May 2012

Luka sang pungut merindui bulan


Lukanya bila penantian itu tidak kesampaian...
letihnya bila kerinduan itu menghimpit jiwa membuahkan keperitan...
Pasrahnya hati bila impian diselimuti kabus 

Begitulah rasa hati kita, apabila sesuatu yang kita inginkan tidak kesampaian. 
Sedih, kecewa dan terluka bergabung mengaitkan rasa yang lemah.
Menanti sesuatu yang belum pasti bagaikan sang pungut yang merindui bulan.
Berkehendakkan sang bulan yang terlalu jauh darinya.

Namun, pernahkan kita terfikir, kalaupun sang pungut tidak mampu berdamping dengan sang bulan, namun sekurang-kurangnya cahayanya masih mampu menghilangkan kerinduan sang pungut.
Begitu jugalah dengan kita, Kadangkala kita mengimpikan sesuatu yang kita sendiri rasakan ia mustahil. namun, bersyukurlah, sekurang-kurangnya kita tahu, kita telah cuba untuk mendapatkannya. Selebihnya kita serahkan pada takdir Tuhan. Dia maha mengetahui impian dan keinginan kita sebenar-benarnya. 

Kalau Tuhan tidak memakbulkan lagi impian kita sekarang, mungkin Tuhan akan memakbulkan impian kita kemudian. Siapa yang tahu. Ketentuan Tuhan itu penuh dengan makna tersirat.Namun wahai hati, jangan bersedih sekiranya Allah tidak memakbulkan impian kita. Kerana Tuhan itu maha tahu apa yang berhak untuk kita nikmati. 

Bersabarlah. Pujuklah hati dengan redha. Rawatlah hati dengan pasrah. Teguhkan hati dengan menyerahkan ketentuan dan ketetapan hanya kepada Allah. Menyerah setelah berusaha tidak salah, Menyerah setelah berusaha itu Tawakkal.

Basuhlah hati kita dengan tawakkal. InsyaAllah, keredhaan Allah berpihak kepada kita. :)

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...